Nama-Nama Generasi Sahabat hingga Ulama Salaf

GENERASI SAHABAT[1]

  1. Abu Bakar Ash-Shiddiq (wafat 13 H)
  2. ‘Umar bin Khothob (wafat 23 H)
  3. ‘Utsman bin ‘Affan (wafat 34 H)
  4. ‘Ali bin Abi Thalib (wafat 40 H)
  5. Tholhah bin ‘Ubaidillah (wafat 36 H)
  6. Zubair bin Awwam (wafat 36 H)
  7. ‘Abdurrahman bun ‘Auf (wafat 36 H)
  8. Sa’ad bin Abi Waqqosh (wafat 55 H)
  9. Sa’ad bin Zaid (wafat 55/51 H)
  10. Abu ‘Ubaidah ibnul Jarroh (wafat 18 H)
  11. dan lain-lain.

GENERASI TABI’IN[2]

Kabiru Tabi’in[3]

  1. Al-Qomah bin Qois bin Abdullah bin Malik (wafat 61 H)
  2. Masruq bin ‘Ajda ‘Al-Hamdani (wafat 62 H)
  3. ‘Ubaidah bin Amru (wafat 72 H)
  4. Asalam Maula ‘Umar bin Khothob (wafat 80 H)
  5. Ummu Darda (wafat 80 H)
  6. Sa’id bin Musayyid (wafat 94 H)
  7. ‘Urwah bin Zubair (wafat 91 H)
  8. Abu Salamah bin Abdurrahman bin ‘Auf (wafat 94 H)
  9. Abu Bakar Al-Mahzumi (wafat 93 H)
  10. Muthorrif bin ‘Abdillah (wafat 95 H)
  11. dan lain-lain.

Al-Wustho minat Tabi’in

  1. Ibrahim At-Taimi (wafat 92 H)
  2. Ibrahim An-Nakho’I (wafat 96 H)
  3. ‘Ali bin Husain bin ‘ali bin abi Thalib (wafat 42 H)
  4. Sa’ad bin Zubair (wafat 92 H)
  5. Muhammad bin Sirin (wafat 110)
  6. Asy-Sy’bi ‘Amir bin Syurohil (wafat 103 H)
  7. Salim bin ‘Abullah bin ‘Umar bin Khothob (wafat 106 H)
  8. Thowus bin Kaisan (wafat 101 H)
  9. Atha’ bin Yasar al-Hilali (wafat 103 H)
  10. Mujahid bin Jabar (wafat 100 H)
  11. dan lain-lain.

Shighorut Tabi’in

  1. Makhul ad-Dymasyqi (wafat 112 H)
  2. Az-Zuhri (wafat 124 H)
  3. ‘Amru bin Dinar (wafat 125 H)
  4. ‘Umar bin ‘Abdul Azaz (wafat 101 H)
  5. Qatadan bin Da’amah (wafat 117 H)
  6. Hamad bin Abi Sulaiman (wafat 120 H)
  7. Yahya bin Sa’id bin Abi Sa’id (wafat 143 H)
  8. Hisyam bin ‘Urwah bin Zubair bin Awwam (wafat 145 H)
  9. Sholih bin Kaisan (wafat 140 H0
  10. Dhohak bin Muzahir (140 H)
  11. dan lain-lain.

GENERASI TABI’UT TABI’IN

  1. Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit (wafat 150 H)
  2. Abdurrahman Al-Aiza’i bin Amru (wafat 157 H)
  3. malik bin Anas bin Malik (wafat 179 H)
  4. nafi; bin ‘Umar bin ‘Abdullah (wafat 169 H)
  5. Fudhoil bin Iyadh (wafat 167 H)
  6. Sufyan bin ‘Uyainah (wafat 187 H)
  7. Abu Bakar bin Ayyash (wafat 193 H)
  8. ‘Abdullah bin Mubarrok 9wafat 181 H)
  9. Abu Yusuf al-Qadhi (wafat 182 H)
  10. Marwan bin Mu’awiyah (wafat 193 H)
  11. dan lain-lain.

GENERASI ULAMA SALAF

  1. Iman Abu Hanifah (lahir 80 H dan wafat 180 H)
  2. Imam Malik (lahir 93 H dan wafat 179 H)
  3. Imam Syfi’i (lahir 150 H dan wafat 204 H)
  4. Imam Ahmad bin Hanbal (lahir 164 H dan wafat 242 H)
  5. Imam Bukhari (lahir 194 H dan wafat 256 H)
  6. Imam Muslim (lahir 204 H dan wafat 261 H)
  7. Imam Tirmidzi (lahir 210 H dan wafat 279)
  8. Imam Ibnu Mjah (lahir 209 H dan wafat 273 H)
  9. Imam Hakim (lahir 321 H dan wafat 405 H)
  10. Ibnu Jauzi (lahir 510 H dan wafat 576 H)
  11. dan lain-lain.


[1] Abdul Faroj ibnu Jauzi, shifatu ‘sh-Shofwah,Beirut Libanon: Darul Ma’rifah, jilid I.

[2]  Syaikh Jalaludin Abdurrahman bin Abi Bakar As-Suyuti, Thobaqotu ‘I-Huffazh, 1983 M, Beirut Libanon: Darul Qutubil ‘Ilmiyyah, Cet. I.

[3] Menurut sebagian Ulama, pengelompokkan ini (Kabirut Tabi’in, al-Wustha minat Tabi’in,  dan Shigharut Tabi;in) adalah berdasarkan umurnya yang lebih tua, ilmu (hafalannya) lebih banyak, ketenarannya (karena sering disebut) dan pertemuannya yang lebih banyak dengan sahabat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s