Ummu Sulaim binti Milhan

UMMU SULAIM BINTI MILHAN

Seorang Da’i Wanita

Dia adalah Ar-Ruimasha Ummu Sulaim binti Milhan bin Khalid bin Zaid bin Hiram bin Jundap bin Amir bin Ghanam bin Adie bin An-Najjar Al-Anshariyah Al-Khazrajiah.

Beberapa kelebihan atau pelajaran dari Ummu Sulaim:

  1. Ummu Sulaim wanita berparas cantik dan menawan,lurus pemikirannya,memiliki kercedasan yang langka dan akhlak mulia.

Karena sifat yang agung ini,bergegaslah anak pamannya(saudara sepupu)yaitu Malik bin Nadr menikahinya yang dengan pernikahan itu lahirlah seorang anak yang diberi nama Anas.

  1. Berani dan mimiliki akal jernih

Ummu Sulaim termasuk pendahulu yang masuk ke dalam islam dari kalangan Ashar.ia tidak peduli dengan segala kemungkinan yang berbenturan langsung dengannya masyarakat yang jahil para penyembah patung berhala sehingga ia tampa ragu meninggalkan peribadatan kepada makhluk tersebut.

  1. Selalu sabar dalam menghadapi sikap suaminya dan berpegang teguh kepada islam.

Suaminya yaitu Malik adalah orang yang pertma berdiri menghadang laju keimanannya.ia bangkit kemarahannya ketika ia kembali dari kepergiannya dan mengetahui keislaman Ummu Sulaim,ia berkata kepadanya dengan nada sangat marah.”apakah engkau telah berpindah agama?”Ummu Sulaim menjawab dengan penuh keyakinan dan keteguhan.”Aku tidak berpindah agama akan tetapi aku telah beriman.

  1. Selalu membimbing anak dan suaminya kepada islam.

Mulailah Ummu Sulaim membibing Anas.”Katakanlah laa ilaaha illallah,katakanlah Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah.“lalu Anas melakukannya.melihat hal itu,Malik berkata kepada Ummu Sulaim:”janganlah engkau merusak anakku”.Ummu Sulaim berkata:”sesungguhnya aku tidak merusaknya akan tetapi aku mengajari dan membimbing nya

  1. Tabah dan tegar dalam segala hal.

Muncullah perasaan gengsi dihadapan sikap istri yang keras dan kaku dalam berpegang kepada keyakinan yang baru itu.sehinga membuat Malik keluar rumah tanpa berbicara sepatah kata pun dan tidak kembali sampai Ummu Sulaim mau kembali ke agamanya.ia keluar dalam keadaan marah lalu ia bertemu dengan musuhnya dan akhirnya ia terbunuh.Tatkala Ummu Sulaim mendengar kematian suaminya,ia berkata:”Tidak mengapa,aku tidak akan menyapih Anas hingga ia meningalkan kedua puting susuku ini,dan aku tidak akan menikah sampai Anas memintaku untuk menikah.

  1. Seorang wanita yang mulia dan berwibawa.                                       

Pada waktu Anas berusia 8 tahun, ibunya dilamar oleh Zaid bin Sahal atau.Abu Thalhah. Pada waktu itu ia masih musyrik.Pada saat Zaid bin Sahal mengetahui bahwa dirinya tidak mungkin diterima tanpa masuk islam, maka Zaid bin Sahal masuk islam. Sebelum Ummu Sulaim menerima lamaran ia ingin Abu Thalhah menganut agama islam dan menjadikan Al-Islamnya sebagai mahar. Ummu Sulaim bukan tipe wanita yang suka bermain-main yang mudah menyerah di hadapan rayuan para pemikat. Tetapi ia wanita yang berakal yang sangat diperhitungkan keberadaannya. Sehingga dengan peristiwa ini, Tsabit seorang perawi hadits berkata: “Berkata Anas: “Tidaklah aku mendengar ada seorang wanita yang lebih mulia maharnya daripada Ummu Sulaim yang maharnya adalah Al-Islam.

  1. Ummu Sulaim adalah contoh wanita yang sholehah.

Ummu Sulaim mampu melaksanakan hak-hak suaminya dengan sebaik-baiknya. Sebagaimana dahulu telah di contohkan oleh Ummu Ar-Raum seorang wanita pembimbing lagi daiah yang utama.

  1. Memiliki sikap kepahlawanan.

Ummu Sulaim tidak pernah merasa puas menunaikan peranannya dalam menyebarkan dakwah islam dengan penjelasan dan penerangan. Ia memiliki semangat untuk bergabung dengan tentara-tentara islam di dalam jihad mereka, beliau pernah bergabung bersama Rasulullah di dalam perang Khaibar dan Hunain. Pada perang Hunain Ummu  Sulaim memiliki sikap kepahlawanan untuk membakar semangat jiwa orang-orang yang berjihad, menyediakan minuman dan mengobati orang-orang yang terluka.

  1. Ummu Sulaim memiliki kedudukan yang tinggi disisi Rasulullah.

 Rasulullah tidak pernah memasuki ruhmah selain rumah Ummu Sulaim.

Rasulullah mengabarkan berita gembira kepada Ummu Sulaim dengan surga;

 

“Aku memasuki surga lalu aku mendengar seseorang sedang berjalan, lalu aku berkata; Siapa ini? Mereka berkata; Ar-Rimaisha binti Milhan ibu Annas bin Malik.

 

Disebutkan oleh An-Nawawi dalam syarah shohih muslim,bahwa Ummu Sulaim dan saudarinya Ummu Haram keduanya adalah saudari ibu Rasulullah saw.bahwa keduanya mahram mungkin sebab sepersusuan,dan mungkin sebab nasab,maka diahalalkan bagi beliau ber-khalawat dengan ke duanya serta menemui nya.

Ulama berkata:”Hal ini mempunyai faedah bolehnya seorang menemui mahramnya dan didalam nya ada isyarat larangan bagi laki-laki asing atau bukan mahram,walau ia seorang yang sholih.  

  1. Rahasia Ummu Sulaim masuk surga.

Rasulullah berkata ;

Ummu Sulaim istri yang shalehah, penasehat dan seorang daiah yang bijaksana. Yaitu ketika Ummu Sulaim memasukkan putranya kedalam sekolah yang mulia yang dunia telah mengenalnya yaitu sekolah kenabian saat ia mencapai umur 10 tahun.

 Sulaim telah meriwayatkan beberapa hadits Nabi. Ia termasuk perempuan intelek.Haditsnya juga diriwatkan oleh anaknya yaitu Annas. Selain itu juga diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Zaid bin Tsabit, Abu Salamah bin Abdurrahman dan lainnya.

mudah-mudahan kita bisa mengambil tauladan dari sosok Ummu Sulaim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s