Islam Masuk Ke Indonesia pada Abad ke 7


a.      Sejarah Latar  Belakang Kemunculan Da’wah Islam di Indonesia

Ada beberapa pendapat tentang teori  masuknya islam ke Indonesia, diantaranya:

  1. Waktu
  • Abad ke-13

Teori ini diperkenalkan oleh Snauck Hurgronje, yang menyatkan Islam datang ke Nusantara melalui wilayah-wilayah anak benua India, yaitu dari tempat gujarat, Bengali, dan malabar. Selain Snouck Hurgronje, juga ada sarjana-sarjana Barta seperti RA. Ken, Dr. Gonda, Van den Breg, NH. Krom, CAO. Van Nieuwenhuizen, Harry J. Benda dan yang lainnya. Dasar pijakan dari teori ini adalah antara lain:

-          Adanya hubungan dagang yang sudah lama dan kuat antara India dengan wilayah Nusantara

-          Teori ini pun didasarkan pada tidak terlihatnya peran dan nilai-nilai Arab pada masa-masa awal abad ke 12 atau 13.

  • Abad ke 7 atau pada abad ke 1 HIjriyah

Teori ini berbeda dalam menyebutkan siapa yang yang menyebarkan dan dimana tempat singgah awalnya.

  1. Islam datang ke Nusantara, adanya utusan dari raja Arab muslim yang berkunjung ke Kalingga ( 675 M), teori ini terdapat dalam catatan perjalanan Al-Mas’udi. Teori ini diseminarkan di Aceh.
  2. Islam datang ke Nusantara melalui laut Cina dan dartan. Teori ini dikemukakan oleh Uka Tjandrasasmita.
  3. Islam datang langsung dari Makkah atau dari kota Madinah melalui para da’i atau Mubaligh, tempat yang pertama kali dikunjungi adalah Sumatra Barat, Teori ini disampaikan oleh Hamka, saefuddin Zuhri, Agus Salim.
  4. Islam datang ke Aceh dari Persia, teori ini disampaiakan oleh M.Hasyimi.
  • Abad ke-11
  1. Satu-satunya sumber ini adalah ditemukannya makam panjang di daerah Leran manyar, Gresik, yaitu Makam Fatimah binti Maimoon dan rombongannay, dalam batu nisannya terdapat tulisan huruf Arab Riqa’ah pada tahun 1082M
  2. Tempat

Ada tiga pendapat mengenai penyebaran Islam ke Indonesia

  1. India ( Snouck Hurgronje, H. Kraemer, dan Van Den Berg.
  2. Persia ( P.A. Hoesein Djajadiningrat ).
  3. Arab : Mekkah ( Hamka )
  4. Penyebar
    1. Disebarkan oleh para saudagar muslim ( Moens: Saudagar Persia; Husein Nainar: Saudagar India; Hamka:  Saudagar Arab)
    2. Disegerakan oleh para mubalig muslim ( Sayid Alwi, Van Den Beg)

b. Sebab-Sebab Masuknya dan Tersiarnya Islam di Indonesia

konversil Massal Masyarakat Nusantara kepada Islam pada massa perdagangan terjadi karena beberapa sebab:

  1. Portabilitas ( sikap pakai ) sistem keimanan Islam
  2. Asosiasi Islam dengan kejayaan
  3. Kejayaan militer
  4. Memperkenalkan tulisan
  5. Mengajarkan penghaplan
  6. Kepandaiaan dalam penyembuhan

Sebab-sebab sangat pesat dan cepatnya tersiarnya Islam di Indonesia antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Faktor agama islam ( akidah, syariah, dan akhlak islam) sendiri yang lebih banyak “ berbicara” kepada segenap lapisan masyarakat Indonesia ( penguasa, pedagang, petani, dan lain sebagainya.
  2. Faktor para mujahid da’wah banyak yang terdiri atas para saudagar yang taraf kebudayaannya sudah al-Islam dengan segala kebijaksanaan, kemahiran dan keterampilan.
  3. Ajaran islam tentang da’wah
  4. Baik agama Hindu maupun Budha pada umumnya dipeluk oleh orang-orang kraton yang pada saat mulai tersebarnya Islam antara raja yang satu dengan yang lainnya terlibat dalam perselisihan.
  5. Pernikahan.
    1. Metode Pendekatan

Tersebarnya Islam ke Indonesia adalah melalui metode sabagai berikut:

  1. Perdagangan
  2. Gerakan Da’wah
  • Ulama keliling menyebarkan agama Islam (dengan pendekatan Akulturasi dan Sinkretisasi/lambang-lambang budaya).
  • Pendidikan pesantren (ngasu ilmu / perigi / sumur), melalui lembaga/sisitem pendidikan Pondok Pesantren, Kyai sebagai pemimpin, dan santri sebagai murid

3. Perkawinan

4. Pendidikan

d.      Teori- Teori Masuknya Islam ke Nusantara

a.  Teori Makkah ( Abad ke 7)

Islam dipercaya tiba di Indonesia langsung dari Timur Tengah melalui jasa para pedagang Arab muslim sekitar abad ke-7 M. Teori ini diungkapkan oleh Prof. Dr. Hamka pada Seminar Masuknya Agama Islam ke Indonesia di Medan (1963). Hamka mendasarkan teorinya pada fakta yang berasal dari Berita Cina Dinasti TangBerita ini mengungkapkan bahwa pada sekitar 618-907 M telah ada pemukiman pedagang Arab Islam di pantai Barat Sumatra. Dari berita ini, Hamka menyimpulkan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M dan berasal langsung dari Arab. Sedangkan berdirinya kerajaan Samudra Pasai pada 1275 M atau abad ke-13 M merupakan perkembangan agama Islam.

b. Teori Gujarat (India) ( abad ke 13)

Teori ini diungkapkan oleh Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje. Menurutnya Islam masuk melaui gujarat. Islam masuk melalui ajaran tasawuf yang berkembang di Gujarat. Daerah pertama yang dimasuki adalah kerajaan Samudra Pasai pada sekitar abad ke-13.

c.  Teori Persia

Islam tiba di Indonesia melalui para pedagang asal Persia yang dalam perjalanannya singgah ke Gujarat sebelum ke Nusantara sekitar abad ke 13 M.

e.      Kritik Terhadap Teori Teori yang ada

Pendapat Pertama:

Diplopori oleh para sarjana-sarjana Orientalis Belanda, diantaranya Snouck hurgronje yang berpendapat bahwa islam datang ke Indonesia pada abad ke 13 M dari Gujarat ( bukan dari Arab langsung) dengan bukti ditemukannya makam sultan yanh beragama Islam pertama Malik as-Sholeh, raja pertama kerajaan Samudra Pasai yang dikatakan berasal dari Gujarat.

Pendapat kedua:

Dikemukakan oleh sarjana-sarjana Muslim, diantaranya Prof. Hamka, yang mengadakan ” seminar Sejarh Masuknya Islam ke Indonesia” di Medan tahun 1963. Hamka dan teman-temannya berpendapat banwa Islam sudah datang ke Indonesia pada pertama Hijriyah ( abad ke 7 sampai 8 M ) langsung dari Arab dengan bukti jalur pelayaran yang ramai dan bersifat Internasional sudah dimulai jauh sebelum abad ke-13 ( yaitu sudah ada sejak abad ke-7 M) melalui Selat malaka yang menghubungkan Dinasti Tang  di Cina ( Asia Timur), Sriwijaya di Asia Tenggara dan Bani Umayyah di Asia Barat.

pendapat ketiga : Sarjana Muslim kontemporer seperti Taufik Abdullah mengkompromikan kedua pendapat tersebut.

 Menurut pendapatnya memang benar Islam sudah datang ke Indonesia sejak abad pertama Hijriyah atau ke abad ke 7-8 M, tetapi baru dianut oleh  para pedagang  Timur Tengah di pelabuhan-pelabuhan. Barulah Islam masuk secara besar-besaran dan mempunyai kekuatan politik pada abad ke 13 dengan berdirinya kerajaan Samudra Pasai. Hal ini terjadi akibat arus balik kehancuran baghdad ibukota Abbasiyah oleh Hulagu. Kehancuran baghdad menyebabkan pedagang muslim mengalihkan aktivitas pedagang kearah Asia Selatan, Asia Timur, dan Asia Tenggara.

Bukti konkrit yang menyatakan bahwa islam sudah datang pada abad ke 7 adalah

  • Penelurusan bukti benda tidak ada tapi pada abad itu sudah ada penghimpunan masyarakat yang pakaiannya sudah bersyari’atkan islam, adapun buktinya lebih banyak kepada data-data Manuskrip.

Refrensi

Endang Saifuddin Anshari, Wawasan Islam, Jakarta: Gema Insani , 2004

Wahyu Ilaihi dan Harjani Hefni,  Pengantar Sejarah Dakwah, Jakarta: Kencana, 2007

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s